Beranda blog

Sah Dilantik, HIMKUM Ucapkan Sumpah dan Janji Pengurus

0
Pelantikan HIMKUM 2019

Dompak- Kepengurusan baru Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum Periode 2019/2020 telah resmi dilantik melalui pengucapan sumpah dan janji pengurus yang dipandu langsung oleh Wakil Dekan I FISIP UMRAH, Nanik Rahmawati, M.Si bertempat di Auditorium UMRAH, Dompak pada Rabu (14/7).

Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum, Irman, S.H., M.H untuk menyampaikan kata sambutan serta permohonan maaf dari Ketua Jurusan Ilmu Hukum, Marnia Rani,S.H.,M.H yang berhalangan hadir. Tak lupa pula beliau memberikan pesan serta harapan untuk HIMKUM kepengurusan baru. “Himkum sejatinya adalah wadah bagi mahasiswa hukum khususnya, saya berharap bahwa tidak ada blok atau pembatas antara himkum dengan unit kegiatan mahasiswa yang ada di hukum, seperti Rebate dan Komunitas Peradilan Semu. Harus jalan secara bersinergi,” tutur dosen yang mengajar Ilmu Perundang-Undangan tersebut.

“Satu hal lagi, saya juga berharap bahwa himpunan tidak hanya mengandalkan anggaran dari pihak Fakultas saja, yang bernominal 5 juta. Melainkan Himkum mampu berinovasi untuk bisa membuat kegiatan yang memiliki dampak positif, dan bukan hanya berpatokan 5 juta itu. Dan saya yakin,  kalian bisa,” imbuhnya.

  • Pelantikan HIMKUM 2019

Setelah kata sambutan yang berlangsung kurang lebih selama 15 menit tersebut, selanjutnya masuk pada acara inti kegiatan ini yakni pembacaan sumpah dan janji pengurus. Sebanyak 49 anggota kepengurusan himkum periode 2019/2020 dipanggil secara satu-persatu oleh MC berdasarkan Surat Keputusan Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji Nomor: 2134/UN53.5/HK.00/2019 Tentang Penetapan Kepengurusan Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum Periode 2019-2020.

Pembacaan sumpah dan janji pengurus langsung dipandu oleh Wakil Dekan I FISIP UMRAH, Nanik Rahmawati, M.Si. Agenda ini berlangsung secara cepat dan khidmat, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Tak sampai disitu, agenda dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Himkum periode 2018 ke periode 2019 dalam hal ini langsung oleh Hakimi Suhamanya, selaku Ketua Umum HIMKUM Periode 2018 dan Rakha Fauzan, selaku Ketua Umum HIMKUM Periode 2019 dengan disimbolkan melalui penyerahan bendera Himkum. Dan tak lupa penandatanganan Surat Serah Terima Jabatan dengan turut menghadirkan dua orang saksi.

Tak lupa pula, setelah rangkaian pembacaan sumpah dan janji pengurus serta serah terima jabatan selesai, Wakil Dekan I FISIP UMRAH menyempatkan untuk menyampaikan kata sambutan. “Pertama-tama saya ingin menyampaikan permintaan maaf dari Dekan FISIP UMRAH, Dr. Oksep Adhayanto, S.H.,M.H karena tidak bisa melantik langsung rekan-rekan dari himkum. Pada dasarnya, apa yang ingin saya sampaikan sebenarnya juga sudah disampaikan sama Pak Irman,” ujarnya.

“Yaa benar, himpunan itu jangan cuma tok ngandalin 5 juta. Selain itu saya juga berharap bahwa tidak ada istilah himpunan itu tidak mau dicampuri dengan pihak prodi. Karena himpunan ya berada dibawah prodi, segala bentuk kegiatan, penggunaan dana itu prodi harus tahu,” lanjutnya.

“Terakhir dari saya, imbangi antara kampus dalam hal ini studi kalian dengan organisasi. Jangan terlalu sibuk mengurusi urusan organisasi sampai lupa menyelesaikan studi kalian disini. Ingat orangtua kalian,” tutup beliau yang akrab dipanggil Bu Nanik.

Dan setelah kata penutup dari beliau, dilanjutkan dengan sepatah dua patah kata dari Ketua Umum HIMKUM Periode 2019 dan ditutup dengan hal yang sama oleh Ketua Umum Himkum Periode 2018.

Setelah rangkaian acara dilaksanakan, agenda terakhir adalah sesi foto bersama pengurus baru himkum dengan Wakil Dekan I FISIP UMRAH, Sekretaris Jurusan Ilmu Hukum dan Demisioner Himkum.

Rilo Pambudi. S Menangi Lomba Blog Pagelaran TIK Yogyakarta 2019

0

Rilo Pambudi. S, mahasiswa Ilmu Hukum Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) meraih juara pertama dalam Lomba Blog Pagelaran TIK 2019. Acara yang berlangung sejak 5 Agustus – 4 September 2019 ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Lomba terbagi menjadi 4 kategori dengan tema berbeda-beda. Rilo, sapaan akrab mahasiswa konsentrasi HTN ini ikut pada kategori APTIKA dengan tema “Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk Menguatkan Akar Budaya Lokal.”

Melalui artikelnya berjudul “Merawat Budaya Yogyakarta di Era Milenial Lewat Aplikasi Jogja Istimewa,” ia berhasil mengalahkan blogger-blogger Indonesia. Sebagai pemula, ia merasa bersyukur atas capaiannya.

“Saya merasa bangga. Selain karena bisa kembali mengharumkan almamater, kemenangan kali ini memang terasa spesial karena bisa bersanding dengan orang-orang kompeten. Saya lihat pesertanya blogger langganan juara semua. Tapi Alhamdulliah, Allah kasih rezeki ke saya,” ucapnya penuh syukur.

Artikel tersebut mengulas mengenai peranan Aplikasi Jogja Istimewa dalam melestarikan budaya lokal. Melalui tulisannya juga dikatakan bahwa di era serba digital ini, pelestarian budaya berbasis teknologi menjadi penting untuk dilakukan.

Diakuinya bahwa selama ini masih sedikit yang memanfaatkan aplikasi tersebut yang dibuktikannya dari jumlah unduhan aplikasi kemudian dibandingkan jumlah masyarakat Jogja. Menurutnya hal ini membuktikan bahwa kecintaan terhadap khasanah budaya mulai berkurang.

“Latar belakang saya angkat materi ini karena melihat aplikasi yang lengkap, mudah diakses, dan kekinian tapi belum dimanfaatkan maksimal. Baru 50 ribu unduhan padahal masyarakatnya 3,9 juta. Apalagi dibandingkan dengan populasi Indonesia. Sungguh disayangkan. Padahal melalui aplikasi itu kita bisa belajar hampir 100% kebudayaan Jogja yang sebenarnya khasanah budaya nasional juga,” tuturnya.

Atas raihan ini, ia pun berharap akan banyak yang mengikuti jejaknya sebab masih yang belum memahami manfaat dari menulis.

“Saya harap ini menjadi motivasi, khususnya mahasiswa Ilmu Hukum. Di UKM Rebate itu saya sudah berulang kali mengajak, bahkan saya buatkan blog. Tapi ya gitu masih banyak yang belum tahu manfaatnya. Blog itupun sekarang nggak ada yang mau isi,” tutupnya.

HMHI UMRAH dan KADIN Bintan gelar seminar kepariwisataan Bintan berbasis kemasyarakatan

0

            Rektor UMRAH Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc sebagai keynote speaker memperkenalkan dan menguji coba Syarah UMRAH yang merupakan sistem belajar online atau sarana E-learning UMRAH yang dipergunakan untuk menfasilitasi blended learning online. Prof Akhlus menyampaikan 5 faktor kunci pariwisata yang dapat dikaji dan diaplikasikan di perguruan tinggi yaitu pariwisata berbasis alam, budaya, seni, heritage dan peran masyarakat terhadap pariwisata.

            Dalam diskusi panel Drs. Wan Rudy Iskandar, MM sebagai kepala dinas pariwisata dan kebudayaan bintan mengatakan bahwa kabupaten bintan sudah melaksanakan program pengembangan pariwisata dari 30 tahun yang lalu seperti kawasan lagoi, trikora, dan pulau-pulau kecil lainnya. Pada bulan juli 2019 KEPRI berada pada peringkat ke 2 sebagai wilayah yang banyak dikunjungi wisatawan mancanegara setelah bali ujar kepala dinas pariwisata dan kebudayaan bintan di gedung auditorium UMRAH dompak. Dia juga mengatakan kontribusi dinas pariwisata dalam pengembangan pariwisata yaitu seperti pembinaan akses wisata dan pelatihan travel agent, tour guide, dll

Rabu 11 september 2019 Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional UMRAH dan Kamar Dagang dan Industri Bintan menggelar seminar daerah bertema membangun kepariwisataan kabupaten bintan yang berbasis kemasyarakatan (Community based Tourism) di gedung auditorium Universitas Maritim Raja Ali haji. Seminar tersebut dihadiri oleh Rektor UMRAH, Ketua KADIN Bintan, Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Bintan, Ketua Association of the Indonesian tourism and travel agency (ASITA), Dosen Hubungan Internasional dan Mahasiswa berbagai prodi di FISIP UMRAH.

            Pembicara ketiga yaitu Edi Rusman Subakti yang merupakan ketua KADIN Bintan. Wisata bahari merupakan tujuan dari pada wisatawan. Semenjak lagoi dibangun Banyak wisatawan singapura, jepang dan eropa mengunjungi bintan dan pada tahun 1992 korea dan Taiwan mulai datang mengunjungi bintan. Namun sekarang tiongkok merupakan wisatawan terbanyak di bintan. Para wisatawan mengunjungi pulau bintan untuk melihat keindahan (pantai, bahari, dll) belum ke kebudayaan ujar ketua KADIN Bintan ini. Bapak Edi juga mengatakan yang paling menonjol bagi wisatawan di lagoi adalah mangrove, bagi kita ini biasa namun bagi para wisatawan ini luar biasa karena ada ular diatas pohon bakau sedangkan manusia beraktivitas dibawahnya.

            Sapril Sembiring sebagai ketua Association of the Indonesian tourism and travel agency (ASITA) mengajak masyarakat untuk mengelola atau berbisnis homestay karena wisatawan sangat butuh penginapan. Bisnis lain yaitu mengembangkan budaya tradisional yang tidak ada di negara wisatawan tersebut. Pembicara terakhir yaitu dosen prodi hubungan internasional, Ady Muzwardy menyampaikan bahwa prodi ilmu hubungan internasional akan membuka konsentrasi dibidang pariwisata. (Dewi Susanti_hubungan internasional 2017)

Kali Pertama Diadakan, Malam Inagurasi Prodi Ilmu Hukum Sukses di Gelar

0

Dompak- Dalam rangka menyambut mahasiswa baru Program Studi Ilmu Hukum Tahun Ajaran 2019 sekaligus melepas wisudawan/i Angkatan Ke- XIII, Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum UMRAH untuk pertama kalinya menggelar kegiatan Malam Inagurasi, Selasa (10/09).

Kegiatan yang berlangsung tersebut dibagi menjadi dua regular, yakni reguler siang dan reguler malam. Acara yang berlangsung selama kurang lebih 9 jam tersebut menampilkan berbagai macam kegiatan yang memberikan edukasi, pemahaman dan informasi terkait dunia perkuliahan yang dikemas secara menarik dan tidak membosankan. Pada regular siang, kegiatan diisi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berada dilingkungan Prodi Ilmu Hukum dengan mengisi kegiatan Workshop Pengembangan Soft Skill Mahasiswa Ilmu Hukum, yang kemudian dilanjuti oleh Sharing Alumni: Prospek Profesi Hukum, yang diisi oleh Nina Firda Amalia, S.H.

Hadir memberikan sambutan sekaligus membuka acara, Ketua Program Studi Ilmu Hukum, Marnia Rani, S.H.,M.H. “Saya menyambut baik kegiatan Malam Inagurasi yang diadakan oleh Himkum, karena pada dasarnya ini juga sebagai ajang menjalin silahturahmi diantara mahasiswa baru dengan kakak-kakak seniornya. Saya harap kegiatan ini dapat berjalan lancar sampai dengan akhir,”imbuhnya.

Kata sambutan yang berlangsung  kurang lebih selama 10 menit tersebut berjalan dengan santai dan penuh tawa. Juga turut berbicara, dosen Prodi Hukum, Irwandi Syahputra, S.H.,M.H dan Pery Rehendra Sucipta, S.H.,M.H.

Beberapa rangakain acara juga dilanjutkan pada regular malam, yang dimulai pada pukul 18.45 WIB. Kompak mengenakan dresscode putih, peserta yang merupakan seluruh mahasiswa ilmu Hukum termasuk alumni dan wisudawan/i tampak menikmati acara.  Mahasiswa baru secara bergantian kelompok unjuk kebolehan bernyanyi dan membaca puisi dalam kegiatan Pentas Seni.

Turut hadir pula Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMRAH, Dr. Oksep Adhayanto, S.H.,M.H memberikan kata sambutan pada kegiatan malam. “Saya sangat mengapresiasi panitia dari Himpunan Mahasiswa Ilmu Hukum yang telah berhasil menyelenggarakan acara Malam Inagurasi yang baru pertama diadakan, saya berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan” ujar beliau yang akran dipanggil Pak Oksep.

Selanjutnya kegiatan pensi kembali dilanjutkan, sampai kepada moment pelepasan wisudawan/I Prodi Ilmu Hukum Angkatan XIII. Panitia mempersembahkan penampilan berupa nyanyian kenangan dan pembacaan puisi, para perserta tampak larut dalam suasana tersebut.

Melalui acara ini diharapkan  khususnya kepada mahasiswa baru segera beradaptasi dengan lingkungan akademis di kampus  sehingga nantinya dapat belajar dengan baik dan meraih prestasi yang maksimal. Setelah rangkaian acara dilaksanakan, tepat pukul 21.30 acara resmi ditutup dengan tepuk tangan yang meriah oleh seluruh peserta.

HIMPUNAN MAHASISWA SOSIOLOGI GELAR PEKAN KREATIFITAS MAHASISWA

0

Dompak, Himpunan Mahasiswa Sosiologi FISIP UMRAH mengadakan kegiatan Pekan Kreatitifitas Mahasiswa (PKM) di lingkungan FISIP UMRAH (23/09/2019).

Muhammad Khadafi selaku ketua panitia pelaksana dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini berlangsung selama 2 hari yaitu 23 dan 24 september 2019, salah satu tujuan dari kegiatan ini untuk mengembangkan bakat-bakat dari kawan2 mahasiswa dengan berbagai macam perlombaan seperti Got Talent, Lomba Karya Tulis Ilmiah, Vidio Dokumenter dan tanding Futsal yang pesertanya diikuti oleh mahasiswa Tanjungpinang dan Bintan.

Ketua Program Studi Sosiologi Assist. Prof. Marisa Elsera, S.Sos., M.Si sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih juga kepada alumni sosiologi yang sudah menyempatkan diri dan berpartisipasi untuk memeriahkan kegiatan ini.

Sambutan juga ditambahkan oleh Wakil Dekan I FISIP UMRAH Assist. Prof. Nanik Rahmawati, S.Sos., M.Si sekaligus membuka kegiatan PKM Sosiologi dan beliau menyampaikan semoga dengan adanya kegiatan PKM seperti ini seluruh mahasiswa bisa memberikan sumbangsih bagi kampus dan mampu menciptakan bibit-bibit unggul untuk bisa dilanjutkan ke level-level berikutnya dan bahkan disetiap tahunnya banyak lomba yang dilaksanakan oleh belmawa dikti yang bisa mahasiswa ikuti, tutupnya.

Kegiatan ini dibuka langsung dengan penampilan pencak silat oleh Reski Pratama dan Muhammad Haikal Mahasiswa Sosiologi Angkatan 2018 kemudian dilanjutkan dengan Flashmob Dance oleh seluruh panitia dan ikuti oleh juri serta dosen sosiologi dan dilanjutkan dengan kegiatan lomba.

CALON DIPLOMAT SEKOLAH DINAS LUAR NEGERI INDONESIA SOSIALISASI PROFESI DIPLOMAT DI PROGRAM STUDI ILMU HUBUNGAN INTERNASIONAL FISIP UMRAH

0

Rabu, 09 Oktober 2019 Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (KEMENLU RI) mengunjungi universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan bekerjasama dalam menyelenggarakan sosialisasi profesi diplomat dan diskusi peserta diklat diplomat muda Sekolah Dinas Luar Negeri angkatan 41. kegiatan ini mayoritas diisi oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional karena profesi diplomat ini sangat sesuai dengan jurusan ini. Namun juga ada beberapa dari Program Studi lain seperti Ilmu Pemerintahan, Ilmu Administrasi Negara, Sosiologi dan Ilmu Hukum yang ikutserta dan bersemangat untuk mengikuti seminar ini. kegiatan ini bertujuan untuk berdiskusi apa yang dipelajari di Sekolah Dinas Luar Negeri dan sosialisasi profesi diplomat.

Direktur Sekolah Dinas Luar Negeri, Khasan Ashari saat menyampaikan sambutan di gedung rektorat lantai lll mengaku senang berkunjung ke Tanjungpinang Provinsi Kepuluan Riau dan bisa berkunjung ke Universitas Maritim Raja Ali Haji berjumlah sebanyak 33 orang calon diplomat yang nantinya akan dibagi kedalam 6 kelompok, ujar Direktur SEKDILU tersebut.

Drs. Edison, M.B.A selaku Kepala Biro Umum, Perencanaan dan Keuangan UMRAH menyampaikan selamat datang calon diplomat di UMRAH untuk peserta diklat SEKDILU 41 dan merasa bangga dikunjungi calon diplomat yang hebat dan semoga nantinya bisa memberikan banyak ilmu untuk memotivasi mahasiswa khususnya di UMRAH. Saya berharap mahasiswa UMRAH nanti bisa melanjutkan dan bisa lulus ke sekdilu, hal ini juga bisa meningkatkan akreditasi prodi dan kampus, ujarnya. Dhani Akbar, S.S, M.A selaku sekretaris Prodi Hubungan Internasional dan sekalius pembawa acara didalam rangkaian kegiatan ini beliau menyampaikan bahwa tahun 2018 Prodi Ilmu Hubungan Internasional UMRAH pernah menjadi tuan rumah pada acara Konvensi Nasional IX yang didatangi oleh dosen Ilmu Hubungan Internasional se-Indonesia.

Setelah acara penyambutan KEMENLU oleh UMRAH di gedung rekotrat maka dilanjutkan dengan diskusi pada pukul 09:00 WIB. Agar diskusi lebih hidup, maka diskusi ini dilaksanakan dalam 6 kelas (kelompok), setiap kelas diisi oleh 5 hingga 6 calon diplomat dengan jumlah 30 peserta mahsiswa yang diacak dari 5 Program Studi yang ada di lingkungan FISIP UMRAH. Kelompok 1 mendapatkan tema upaya identifikasi ASEAN identity serta promosi melalui medium edukasi, kelompok 2 multilateralisme untuk perdamaian dunia : peran Indonesia sebagai anggota tida tetap dewan keamanan PBB periode 2019-2020, kelompok 3 praktik tindak pidana perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan di Indonesia, kelompok 4 peran kementerian luar negeri dalam perlindungan warga negara Indonesia : studi kasus penyanderaan ABK MV sinar kudus di Somalia, kelompok 5 optimalisasi media sosial sebagai sarana diseminasi informasi dalam diplomasi public, dan kelompok 6 peran KEMLU dalam upaya preventif perlindungan pekerja migran Indonesia. Dalam diskusi ini juga dilakukan sosialisasi profesi diplomat.

Menjadi seorang diplomat tidak hanya memakai jas, duduk di sidang forum, keluar negeri, namun tugas diplomat sangat banyak, ujar salah satu calon diplomat peserta diklat tersebut. Selama di sekolah dinas luar negeri para calon diplomat belajar table manors, beauty class, kelas bahasa, ekskul, jalan-jalan, sosialisasi, dan lain-lain. Peserta diklat juga mengatakan bahwa ada beberapa tugas diplomat yaitu representating (mewakili negara dan pemerintah), promoting (mempromosikan keunggulan negara asal), reporting (melaporkan tugas ke pemerintah asal), negotiating (negosiasi) dan protecting (melindungi kepentingan negara asalnya)

(Dewi Susanti_Ilmu Hubungan internasional FISIP UMRAH)

WORKSHOP PENINGKATAN KOMPETENSI TENDIK DAN STRUKTURAL FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI 2019

0

Acara dilaksanakan di meeting room marjoly resort – Bintan (11-12 Okt 2019), Rangkaian acara  dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara yang dihadiri oleh seluruh TENDIK, serta seluruh pemangku jabatan struktural dilingkungan FISIP UMRAH. Kata sambutan disampaikan oleh Wakil Dekan II FISIP UMRAH Assist. Prof. Nazaki, M.Si selaku ketua panitia pelaksana, dalam kesempatan ini beliau menyampaikan pada kegiatan yang direncanakan akan dibagi menjadi 2 sesi, yang mana sesi pertama akan membahas mengenai rutinitas sehari – hari terkait perencanaan anggaran dan pencairan anggaran, serta memfokuskan pada peningkatan pelayanan baik teknis maupun praktek. Selanjutnya pada sesi ke – 2 akan disampaikan beberapa materi terkait validasi data akademik.

Pada kesempatan yang sama Dekan FISIP UMRAH Assist. Prof. Dr. Oksep Adhayanto, MH dalam sambutannya menghimbau kepada para peserta antusias mengikuti kegiatan dimaksud, serta mampu menjadikan hal ini sebagai indikator dalam peningkatan kinerja Tendik dan Pemangku jabatan struktural dilingkungan FISIP UMRAH, serta memberikan yang terbaik bagi FISIP khususnya, serta UMRAH pada umumnya.

Selanjutnya acara dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Maritim Raja Ali Haji Assoc. Prof. Agus Sutikno, M.Si beliau menyampaikan beberapa sisi kelemahan pada sistem pelayanan serta disiplin kerja TENDIK yang perlu diperbaiki. Beliau berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini akan meningkatkan Perbaikan dari sisi pelayanan menuju pelayanan Prima dengan berkomitmen tinggi. Beliau menghimbau ‘Hendaklah kita jangan bekerja seperti biasa’, namun Bekerjalah dengan mengedepankan 4 prinsip yaitu sikap disiplin, kreatif, inovatif, dan militansi (bersemangat tinggi) . Selanjutnya Beliau mengingatkan kembali bahwa TENDIK merupakan mitra Dosen, sehingga diharapkan antara Tendik dan Dosen agar dapat meningkatkan Sinergi guna terciptanya sebuah iklim yang kondusif dalam pembangunan UMRAH kedepannya.

Rangkaian acara selanjutnya  adalah pemaparan materi oleh Kepala Biro Umum, Perencanaan dan Keuangan Drs. Edison, MBA dengan tema pertama yaitu “Kebijakan dan Langkah Strategis UMRAH dalam Pengembangan SDM”, dan tema kedua Pelayanan Prima. Dalam menyampaikan materinya beliau menyampaikan sebuah materi yang cukup menarik yaitu pembahasan mengenai “Strategic Choice”, penjabaran dari materi tersebut adalah berfikir positif / positive Thinking. Berfikir Positif dianggap sebagai starting point yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan. Beliau menghimbau bagi Tendik dan Dosen yang merupakan fokus pada acara ini agar mulailah bekerja dengan menumbuhkan kesadaran bahwa untuk bekerja di UMRAH merupakan suatu pilihan kita, sehingga diharapkan saat kita sudah mampu men-setting pola fikir yang dimaksudkan, maka akan menimbulkan rasa syukur dan kesadaran memiliki terhadap institusi.

Pada hari ke – II acara dilanjutkan dengan menghadirkan Pemateri dari Wakil Rektor I Universitas Maritim Raja Ali Haji Prof. Dr. Rer. Nat Rayandra Asyhar, M. Si dengan tema “Penguatan Akreditasi Prodi pada Fisip UMRAH dan Penguatan Kelembagaan UMRAH dalam upaya Peningkatan SDM. Beliau mengingatkan kembali tentang pentingnya Akreditasi menjadi sebuah aset penting untuk menetapkan posisi sebuah lembaga institusi perguruan tinggi atau program studi dalam tataran kompetisi pengelolan dengan institusi perguruan tinggi dan program studi lain serta merupakan tolok ukur bagi lembaga pengguna produk program perguruan tinggi untuk memastikan lulusan tersebut layak karena dihasilkan dari proses pengelolaan yang terkawal dengan baik.

Dalam penyampaian materi terkait persiapan akreditasi dan re-akreditasi program studi dilingkungan FISIP UMRAH beliau menekankan pada validitas data terkait akademik serta sarana / fasilitas. Beberapa aspek – aspek penilaian lainnya, diantaranya Kurikulum dari setiap program pendidikan, Jumlah tenaga pendidik, Keadaan mahasiswa, Kordinasi pelaksanaan pendidikan, termasuk persiapan sarana dan prasarana Kesiapan administrasi akademik, kepegawaian, keuangan dan rumah tangga dari perguruan tinggi.

Rangkaian acara selanjutnya pada hari ke-II dilanjutkan dengan pemateri ke – IV oleh Ka. Biro Akademik Kemahasiswaan, dan Kerjasama (BAKK) Ary Satia Dharma, S. Sos., M. Si. beliau menyampaiakan materi dengan tema “Koordinasi Pengelolaan Data Akademik dan Kemahasiswaan UMRAH”. Dalam pemaparannya beliau melanjutkan pembahasan mengenai validitas data Akademik yang mana antara Fakultas dan Biro Akademik memiliki simbiosis yang berkesinambungan. Manajemen ketatalaksanaan yang sudah terlaksana dilingkungan Universitas Maritim Raja Ali Haji akan didukung oleh sistem informasi berbasis komputer yang memadai, Sistem ini bertujuan untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan, sehingga perguruan tinggi dapat menyediakan layanan informasi yang lebih baik dan efektif. Oleh sebab itu, beliau menegaskan kembali pentingnya sistem manajerial yang baik serta koordinasi antara Fakultas dan BAKK dibangun dengan sebaik – baiknya untuk menjawab secara langsung masalah maupun kebutuhan perguruan tinggi terhadap pengelolaan akademik tersebut secara cepat dan tidak melelahkan.

PKKMB FISIP UMRAH 2019

2

Tanjungpinang, Persmakreatif.ac.id – Rabu (21/8), lagi-lagi Auditorium UMRAH dipenuhi oleh mahasiswa baru (maba) angkatan 2019. Sejumlah 417 maba FISIP mengikuti PKKMB ditingkat fakultas. Nazaki, S.Sos., M.Si ketua program studi Ilmu Pemerintahan selaku ketua pelaksana pada kegiatan tersebut.

Selain dihadiri oleh maba dan panitia, auditorium juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) yaitu Dr. Oksep Adhayanto SH., MH, Wakil Dekan I Ibu Nanik Rahmawati, S.Sos., M.Si,  Wakil Dekan II Bapak Ramadhani Setiawan, M.Soc., Sc, Ibu-Bapak Ketua program studi, dan Dosen serta Tenaga Pendidik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

“Selamat datang pada maba Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 2019 dengan jumlah 417 mahasiswa, menambah jumlah deratan mahasiswa FISIP kita yang sekarang mencapai hingga 2.000 mahasiswa”, ujar Bu Wadek I saat membuka acara secara resmi.

Pembacaan do’a dilakukan agar acara berjalan dengan baik, dilanjutkan foto bersama dengan seluruh maba dan para hadirin serta panitia PKKMB FISIP 2019. Setelah itu dilanjutkan dengan coffe break.

Acara resmi dibuka, maka dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ibu Wakil Dekan I. Materi yang disampaikan mencakup dua pokok, yaitu:

1. Pengenalan nilai budaya, etika, tata krama, dan norma kehidupan kampus, plagiarisme, pencegahan kekerasan seksual di kampus, dan terampil serta bijak dalam berkomunikasi melalui media sosial, dan

2. Peraturan akademik.

Adapun yang bertindak sebagai moderator ialah Muhammad Ade.

Dengan penyampaian materi yang terkesan santai, menarik perhatian maba untuk aktif dengan mengajukan pertanyaan seputar plagiarisme, khususnya terkait plagiat tanda tangan dosen dengan dalih dosen sulit ditemui.

Hal tersebut ditanggapi Bu Wadek dengan baik. Meniru tanda tangan dilakukan oleh mahasiswa dengan dalih katanya dosen tidak ada, katanya dosen keluar kota, dan katanya dosen sulit ditemui. Mahasiswa itu selalu dikaitkan dengan “katanya”, ucap Wadek I. Beliau juga menegaskan sebagai mahasiswa jangan mudah percaya dengan katanya, kita harus mencari tahu terlebih dahulu kebenaran yang ada. Jika dosen tidak ada, dapat kita tanyakan langsung ke prodi masing-masing. Tentunya Ketua prodi tahu dimana dosen tersebut.



Penyampaian materi selanjutnya, disampaikan oleh Bapak Wakil Dekan II. Sesi tersebut dimoderatori oleh Dewi Ayu Saputri. Materi tersebut dibagi menjadi 5 pokok, yaitu:

1. Fasilitas,

2. Realisasi UKT di fakultas,

3. Prosedur perencanaan dan realisasi anggaran,

4. Cuti dan alpha studi, dan

5. Beasiswa.

Wadek II menyampaikan terkait fasilitas fakultas kita mulai membaik dari tahun ke tahun dengan 15 ruangan kelas yang ada dan akan dibuat lab.komputer guna menunjang mahasiswa FISIP mampu berbahasa Inggris, begitu harapannya.

Terkait beasiswa menjadi topik yang paling didengarkan oleh maba. Pertanyaan-pertanyaan muncul mengenai beasiswa, baik beasiswa Bidikmisi, Bank Indonesia, BAZNAS, PPA, dan lainnya.



Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum FISIP UMRAH Juara I Lomba Artikel Nasional Bappenas RI Tahun 2019

0

Pengumuman para pemenang Lomba Nasional Artikel dan Vlog oleh Bappenas RI (sumber: akun Instagram @bappenasri)

Kabar gembira dan membanggakan hadir di penghujung Agustus ini. Pasalnya salah satu mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji berhasil menjurai Lomba Artikel Nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) Republik Indonesia.

Raihan ini didapatkan Rilo Pambudi. S, Mahasiswa Ilmu Hukum atas artikelnya bertajuk “Ibu Kota Baru: Merajut Asa Menuju Tanah Borneo”. Idenya tentang harapan ibu kota baru yang dipadukan dengan desain grafis telah sukses mengantarkannya menjadi pemenang pertama.

Ia berhak predikat itu setelah kelima juri yang berasal staf ahli dan khusus Bappenas serta pimpinan media nasional sepakat memberikan nilai tertinggi pada artikelnya. Hal ini sebagaimana pengumuman yang disampaikan melalui akun Instagram milik Bappenas RI pada Sabtu (24/8/2019) malam.

Sedangkan tempat kedua dan ketiga secara berturut diraih oleh Lalu Teguh Jiwandanu dari Universitas Mataram, Lombok Tengah dan Lucky Caesar Diretiyani dari Pusan National University, Madiun.

Rilo Pambudi. S saat menjadi finalis Lomba Debat MPR RI Tingkat Nasional di Jakarta pada 25 Agustus-2 September 2018

Lomba dari Bappenas RI ini sendiri dilaksanakan dalam rangka menjaring ide-ide kreatif generasi muda Indonesia usia 15-25 tahun. Ide yang dimaksud berupa harapan terhadap rencana pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia dan tanggapannya mengenai realitas kondisi Kota Jakarta saat ini.

Ajang tingkat Nasional yang berlangsung sejak 13 Juli hingga 20 Agustus 2019 tersebut dibagi menjadi dua kategori, yaitu Vlog dan Artikel. Untuk Vlog durasinya antara 30-60 menit. Sedangkan artikel disayaratkan memuat 500-800 kata dan dituliskan melalui Blog pribadi.

Rilo, sapaan akrab mahasiswa semester 7 yang juga gemar bermain Blog tak mau melewatkan kesempatan tersebut. Dalam prosesnya, ia butuh waktu seminggu untuk menuntaskan artikelnya.

“Awalnya lihat-lihat di Instagram tentang lomba Blog, terus ketemu lomba ini. Waktunya tinggal seminggu, ya langsung saya garap,” ujarnya.

Menjadi Juara I memang di luar dugaannya, sebab menurutnya ia masih pemula di bidang lomba artikel khususnya Blog.

Nggak nyangka dan sangat bahagia bisa menang dan mengalahkan 843 peserta lain dari kalangan pelajar dan mahasiswa se-Indonesia. Soalnya ikut kompetisi begini baru-baru aja. Biasanya nulis-nulis di blog sekedar berbagi pengetahuan dan pengalaman, khususnya mengenai bidang hukum. Nggak pernah berpikir ikut kompetisi,” kata Rilo, yang juga merupakan Ketua Umum UKM Research and Debate.

“Saya ikuti karena ingin mengukur kemampuan menulis, soalnya kalau lomba yang dimuat dalam Blog itu bukan cuma tulisan saja yang dinilai. Tapi banyak hal,” tambahnya.

Menurutnya aspek penting yang biasanya dinilai meliputi kreativitas tulisan, tampilan blog, dan gambar-gambar atau infografis pendukung. Selain itu juga harus lebih dinamis ketimbang tulisan ilmiah lain seperti LKTI, Penelitian, atau Laporan.

Artikel yang mengantarkan Rilo menjadi juara (sumber: akun Instagram @bappenasri)

“Belajar dari para pemenang lomba blog, tulisan mereka santai meskipun ilmiah. Nggak kaku. Jadi orang mudah mengerti karena bahasanya tidak berbelit. Pesan yang ada dalam tulisan tersampaikan dengan baik. Bayangkan saja banyaknya materi harus kita tulis dalam 500-800 kata. Tapi yang paling penting tidak ada unsur plagiat, sebab mudah membedakan tulisan Blog yang menulis ulang ide orang dengan ide orisinil kita,” tegasnya.

Atas capaian ini, ia berharap menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, khususnya di lingkungan UMRAH sekaligus bagi dirinya sendiri untuk terus berkarya mengharumkan almamater.

“Tentunya saya berharap semakin banyak mahasiswa UMRAH yang gemar menulis yang dipadukan dengan digitalisasi seperti Blog atau apapun. Sejauh ini masih banyak yang belum memanfaatkan, mungkin karena belum menyadari nilai positifnya. Kalau untuk pribadi, semoga bisa terus mengharumkan nama Kampus dan Prodi. Harapan lainnya ikut lomba seperti ini, kalau menang uangnya untuk ditabung, supaya bisa lanjut S2,” tutupnya. ***

Penutupan PKKMB FISIP 2019

0

Tanjungpinang, PersmaKreatif.mahasiswa.ac.id- Hari terakhir serta penutupan PKKMB fakultas ilmu sosial dan ilmu politik UMRAH, sebanyak 417 mahasiswa baru FISIP telah mengikuti PKKMB selama dua hari, difassilitasi media hiburan sebagai penyaluran bakat dari setiap mahasiswa baru. Kamis (22/08).

Dengan berakhirnya PKKMB, pihak fakultas memberikan hiburan didataran FISIP, mahasiswa baru sangat berantusias dalam memeriahkan acara tahunan PKKMB, selain sebagai media penghibur, pihak fakultas ingin hiburan dapat menumbuhkan bibit unggul mahasiswa bertalenta dalam bernyanyi,puisi,berpantun, serta bakat lain dari setiap mahasiswa baru.

Di hari kedua ini mahasiswa di alihkan ke jurusan masing-masing untuk memperkenalkan alumni serta dosen dari setiap jurusan.

Nanik Rahmawati. S.Sos.,M.S.I. selaku Wadek I FISIP-UMRAH dalam penyampaiannya untuk menutup PKKMB 2019 memberikan arahan kepada mahasiswa baru jika terjadi tindakan yang tak wajar terhadap maba dapat melapor ke pihak fakuktas \.

“Bagi mahasiswa baru FISIP UMRAH sesuai dengan penyampaian pembukaan PKKMB jika sekiranya dalam pelaksanaan PKKMB selama 2 hari ini terdapat kekerasan dan tindakan yang tidak memperilakukan manusia sewajarnya manusia, mahasiswa dapat melaporkan kepada pihak fakultas” ujarnya di akhir penutupan.

Akhir acara penutupan PKKMB di tutup oleh Wadek I dan mahasiswa baru dipulangkan tepat pada pukul 16.00 wib. Sesuai dengan arahan fakultas dan panitia pelaksana.

(adjie18)

Adakan Kerjasama, FISIP UMRAH dan Perwakilan Ombudsman Provinsi Kepri

0

Dompak- Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Maritim Raja Ali Haji resmi mengadakan kerjasama dengan pihak perwakilan Ombudsman Provinsi Kepulauan Riau melalui penandatanganan oleh kedua pihak bertempat di Auditorium UMRAH, Dompak pada Kamis (21/7).

Dihadiri langsung oleh Dekan FISIP UMRAH, Dr. Oksep Adhayanto, S.H.,M.H dan Wakil Dekan I FISIP UMRAH, Nanik Rahmawati, M.Si, kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh antusias oleh peserta kuliah umum. Tepat pukul 13.45 WIB, pembukaan acara langsung dibuka oleh Dekan FISIP UMRAH yang kemudian dilanjutkan dengan acara inti yakni, penandatangan perjanjian kerjasama. Diwakili oleh Dr. Oksep Adhayanto, S.H.,M.H dan Agung Setio Apriyanto, S.H.,M.H selaku perwakilan Ombudsman Provinsi Kepri penandatangan berlangsung cepat dan meriah.

Turut memberikan kata sambutan, Agung Setio Apriyanto, S.H.,M.H menyampaikan harapannya terhadap perjanjian kerjasama ini. “Ombudsman sejatinya lembaga negara resmi independen, yang tentunya sangat mendukung dan mensuport terkait dengan pelayanan publik yang ada, khususnya dalam hal ini perjanjian kerjasama yang baru saja kita jalin,” ujarnya.

Memasuki agenda kedua, tepat pukul 14.00 WIB moderator memandu jalannya kuliah umum yang berlangsung. Peserta kuliah umum ini pun adalah mahasiswa baru FISIP UMRAH yang sedang menjalani masa Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Pemateri pun langsung diisi oleh pihak Ombudsman, Agung Setio Apriyanto, S.H.,M.H.

Beberapa point penyampaian materi daripada kuliah umum ini diantaranya, bahwa UU NO. 25 Tahun 2009 Tentang Pelayanan Publik memiliki maksud dan tujuan untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan negara, batas yang jelas antara hak, kewajiban, wewenang dan larangan serta sistem yang layak dan perlindungan masyarakat. Selanjutnya, pelayanan publik terbagi menjadi tiga jenis yakni, pelayanan adminstratif, pelayanan barang dan pelayanan jasa.

Agar menarik perhatian peserta kuliah umum, tak lupa pula diadakan sesi tanya jawab dengan beberapa peserta. Dan peserta berkesempatan untuk membawa pulang bingkisan yang sudah disediakan oleh pihak Ombudsman. Sebelum menutup sesi terakhir, Agung memberikan pesan kepada para peserta “ Jadi mahasiswa harus mampu memberikan edukasi kepada masyarakat, mereka tidak perlu retrorikan. Berikan manfaat sebenar-benarnya manfaat kepada mereka. Hidup mahasiswa !!!” tutur beliau yang akrab disapa Pak Agung.

Setelah rangkaian acara dilaksanakan, agenda terakhir adalah sesi foto bersama anatara pihak terkait dengan seluruh peserta kuliah umum, tepat pukul 14. 50 WIB acara selesai dilaksanakan.

Terbaru